Teman Suka Minuman Berenergi?

Neil Blake/Staff PhotographerGrand Blanc graduate student Dusty Smith poses for a portrait surrounded by a small portion of his energy drink bottle collection. He started drinking energy drinks during the 2006-07 school year to keep up with his busy lifestyle. Since then, he has downed 376 different kinds of energy drinks. "I'll be over 400 by Christmas," Smith said.

Minuman ringan ini berkhasiat meningkatkan energi, performa fisik, konsentrasi, dan bahkan stamina serta suasana hati, terutama ketika kelelahan.

Kandungan terbanyak pada minuman sejenis ini adalah kafein yang merupakan stimulan perangsang sistem saraf dan juga gula. Kafein menstimulasi tubuh menjadi lebih waspada. Gula juga berkhasiat memberikan energi kepada tubuh, tapi hanya sementara.

Namun gula yang ada dengan kandungan tinggi pada minuman seperti ini bisa jadi salah satu dari antara lain: fruktosa, sukrosa, ataupun pemanis buatan.

Minuman energi tergantung jenisnya bisa juga mengandung zat-zat lain seperti ginseng, taurin, guarana, L-karnitin, inositol, asam sorbat dan vitamin B, meskipun jumlahnya tidak sebanyak.

Kandungan zat tambahan yang lain ini memang tidak perlu dalam jumlah yang banyak karena khasiat mereka yang biasanya sudah terkonsentrasi.

Minuman Berenergi Memacu Ginjal

Minuman berenergi memiliki efek samping yang jelas mempengaruhi organ-organ di dalam tubuh. Selain jantung, saraf, dan otak, minuman berenergi juga memacu saluran cerna dan ginjal untuk bekerja keras.

Bayangkan, jika dalam kondisi tubuh yang kelelahan (begitu juga dengan organ-organ di dalam tubuh) Anda meminumnya, efek samping hanya dapat dirasakan sesuai dengan klaim produk tersebut jika ……. (isi sendiri di sini)

Frekuensi berkemih dan dehidrasi

Efek diuretik dari kafein juga ada, yaitu meningkatkan produksi urine. Anda akan lebih sering buang air kecil setelah meminum minuman yang berkafein, termasuk minuman berenergi.

Bersama dengan itu, kafein juga meningkatkan pembuangan garam (natrium). Fungsinya natrium adalah menahan cairan di dalam tubuh agar tidak kekurangan cairan.

Banyaknya natrium dan cairan yang terbuang setelah mengkonsumsi kafein akan mengeringkan tubuh melalui dehidrasi.

Overload

Mungkin banyak yang mengatakan ini jarang terjadi. Tapi faktanya mengkonsumsi minuman berenergi secara berlebihan atau dalam jangka waktu panjang meningkatkan risiko kerusakan pada ginjal. Tidak hanya ginjal, tapi organ inilah yang menyaring semua kandungan tadi:

  1. Gagal ginjal akut. Gagal ginjal akut adalah kondisi di mana ginjal gagal untuk berfungsi, yang terjadi secara mendadak (dalam beberapa jam atau beberapa hari). Kafein, taurin, ekstrak ginseng, dan gula yang berlebihan dalam minuman berenergi berperan dalam menyebabkan terjadinya kondisi ini. Terlalu sering atau terlalu banyak mengonsumsi minuman berenergi yang mengandung zat-zat tersebut dapat mengakibatkan naiknya tekanan darah dan gangguan aliran darah pada ginjal. Hal inilah yang menyebabkan gagal ginjal akut.
  2. Gagal ginjal kronis. Efek tidak langsung dari konsumsi minuman berenergi secara berlebihan adalah gagal ginjal kronis, yaitu gangguan pada struktur maupun fungsi ginjal yang berkembang secara bertahap, selama minimal 3 bulan. Satu kaleng minuman berenergi mengandung sekitar 54 gram atau setara 13 sendok teh gula. Asupan gula yang berlebihan dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko terjadinya obesitas dan diabetes. Kedua kondisi tersebut pada akhirnya dapat menyebabkan gagal ginjal kronis.

Pendapat bahwa minuman berenergi berdampak buruk bagi ginjal jelas adalah fakta. Dampak buruk ini terjadi ketika konsumsi minuman energi secara berlebihan atau dalam jangka panjang.

Anda sebaiknya menghindari minuman berenergi bila memiliki penyakit diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit  jantung, atau penyakit ginjal. Segeralah periksakan diri ke dokter jika Anda mengalami efek samping yang berat setelah mengonsumsi minuman berenergi.

Untuk mencegah terjadinya gangguan pada ginjal, Anda disarankan untuk menghindari mengkonsumsi minuman berenergi sama sekali.

Minuman berenergi bukanlah sumber energi yang alami. Meminumnya sudah jelas memberikan beban tambahan (overload) kepada ginjal dan juga organ-organ tubuh lainnya yang berhubungan dengan kondisi fisik Anda.

Peliharalah pola diet dan istirahat yang secukupnya untuk menanggulangi permintaan pekerjaan anda yang mungkin membutuhkan kinerja lebih!

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*